Home » » Hukum Zakat Mal Pada Benda yang Telah Sesuai Nisab

Hukum Zakat Mal Pada Benda yang Telah Sesuai Nisab

Hukum Zakat Mal Pada Benda yang Telah Sesuai Nisab

Zakat mal adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim terkait dengan barang dan harta yang mereka miliki. Tujuan dari mengeluarkan zakat mal ini adalah untuk mensucikan harta benda yang mereka miliki dari segala hal yang haram, serta memberikan hak-hak fakir miskin dan anak yatim, yang memang masih terdapat dalam harta benda yang dimiliki oleh seorang muslim. Benda dan harta yang dimiliki oleh seorang muslim selama satu tahun atau satu haul, wajib dikeluarkan zakat nya dalam bentuk zakat mal, kecuali benda atau harta yang keluarnya dari dalam bumi, seperti hasil pertanian. Harta dalam bentuk hasil pertanian ini dapat dikeluarkan zakat nya pada saat masa panen.

Berikut ini beberapa persyaratan atas benda yang memang wajib untuk dikeluarkan zakat nya dalam bentuk zakat mal, yang antara lain adalah:
  • Harta merupakan milik penuh dari seorang muslim, dimana untuk mendapatkan, mengusahakan dan mengambil hasilnya seorang muslim tersebut memiliki hak penuh atas harta tersebut.
  • Harta yang tercampur, jika harta dapat dipisahkan secara masing-masing, maka wajib dikeluarkan zakat secara masing-masing, namun jika tidak dapat dipisahkan, maka wajib untuk membayar zakat secara bersama.
  • Harta gabungan, maka yang wajib membayar zakat adalah yang memiliki harta yang telah mencapai nisab.
  • Harta telah memenuhi nisab atau nilai minimum dalam penghitungan zakat.
  • Pemilik harta tidak terlilit hutang, dimana jika dihitung harta tidak tersebut hanya mampu digunakan untuk membayar hutang.

Dari persyaratan harta tersebut diatas, yang perlu menjadi catatan penting adalah bahwa harta benda yang dimiliki oleh seseorang ini haruslah memenuhi nisab atau batas minimal seseorang dalam menentukan perhitungan nilai zakat mal. Jika seseorang memiliki harta dengan besaran minimal sesuai dengan nisab, maka hukum zakat mal menjadi wajib jatuh kepada dirinya, untuk dikeluarkan dalam satu tahun kepemilikan.

Berikut ini nisab dari beberapa harta benda yang wajib dikeluarkan zakat mal oleh seorang muslim yang memilikinya, antara lain:
  • Emas sebesar 20 dinar atau 85 gram.
  • Perak 200 dinar atau 595 gram.
  • Hasil pertanian 900kg ketika panen.
  • Peternakan dengan pembagian onta 5 ekor, sapi 30 ekor, dan kambing 40 ekor.
  • Harta karun dalam jumlah berapapun yang ditemukan.
  • Barang dagangan setelah ditambah dengan keuntungan bersih yang didapatkan.

Dari harta benda yang memiliki nisab tersebut diatas, maka seorang muslim diwajibkan mengeluarkan zakat mal sebesar 2,5% dari nilai harta benda yang dimilikinya. Pembayaran zakat sendiri dapat dibayarkan dengan dua cara yaitu dengan barang yang serupa dengan yang dimiliki ataupun membayarkannya dengan uang kertas yang berlaku di masing-masing daerah, dengan perhitungan yang disesuaikan dengan harga yang berlaku pada saat zakat dikeluarkan, bukan pada saat benda atau harta dibeli.

Follower