Logo Terbaru Mozilla Yang Keren

mozilla

Mozilla merupakan browser yang sangat populer dan bahkan sering kita gunakan saat ini. Baru-baru ini mozilla telah mengganti logonya dan menghadirkan kesan baru bagi penggunanya, seperti yang wahyoe.info kutip dari CNN berikut.
 Tanpa sebuah perayaan, tanpa keriuhan yang diciptakan, Mozilla secara resmi memperkenalkan logo baru organisasi non-profit yang dikenal sebagai pembesut browser Firefox tersebut.

Logo Mozilla kini lebih ramai, karena sebelumnya huruf ‘ill’ diubah menjadi ikon ': //' yang memang bila dibaca dari kejauhan akan terbaca seperti Mozilla. Jadi, secara keseluruhan akan terlihat 'moz://a'.

"Karena memiliki porsi URL tertanam di tengah logo, Anda tahu ini (Moziila) harus menjadi semacam perusahaan internet," kata Tim Murray, direktur kreatif Mozilla, seperti dikutip dari laman resmi Mozilla.

Dia ingin logo baru untuk melakukan beberapa hal. Ia ingin meningkatkan pemahaman publik tentang apa Mozilla. Karena selama ini, kebanyakan publik hanya mengenal Mozilla dengan Firefox saja.

Padahal ada banyak produk yang diluncurkan oleh Mozilla dan publik belum mengetahuinya. Dan itulah ‘tugas’ baru dari logo baru tersebut.
Lihat juga:
Microsoft: Chrome, Browser Paling Boros Baterai

Proses rebranding ini membutuhkan waktu yang tak sebentar. Dari beberapa desain yang masuk, akhirnya mereka memilih goresan usulan dari perusahaan London, Johnson Bank. Menurut mereka, logo ini membutuhkan perjalanan hingga 5 bulan lamanya.

Selama jangka waktu itu mereka mereview dari 3.000 komentar selama pengerjaanya.

Dan akhirnya, inilah logo baru dari Moziila. Apakah cukup menarik?

Menikmati Sajian Khas Singapura Yang Nikmat

makanan singapura

Singapura merupakan destinasi wisata yang banyak di kunjungi warga Indonesia, mungkin karena jaraknya yang berdekatan. Jika anda tertarik untuk pergi ke singapra, jangan lupa untuk mencicipi aneka makanan yang tersaji di sana, seperti yang wahoe.info kutip dari CNN.
 Dari arah Victoria Street, Singapura, CHIJMES hanya tampak seperti sebuah gereja peninggalan kolonial dari masa lalu. Namun di dalamnya, bekas biara tersebut menyimpan banyak kumpulan restoran dengan berbagai pilihan kuliner.

Salah satu restoran Coriander Leaf terletak di lantai dua bangunan bagian belakang CHIJMES. Dari arah plaza, tertutup rimbunan pohon, plang restoran ini terpasang menyambut para pelanggan.

Menuju restoran ini tak ubah seperti masuk ke sebuah kelas sekolah di lantai dua, terpencil dan sedikit tersiram sinar matahari. Namun di dalam, nuansa modern langsung menyapa.

Tak terasa bila ini adalah restoran yang menyimpan beragam menu koleksi dari seluruh Asia. Nuansa motif manik di dinding dengan susunan bangku seperti restoran modern pada umumnya tak membuat ekspektasi terlalu tinggi.

Restoran ini memang menawarkan banyak menu. Beberapa disebut berasal dari berbagai daerah di Asia, otentik katanya. Sebagian yang lain, adalah ciptaan dari restoran yang dipimpin oleh chef Iskander Latiff ini.

Salah satu menu yang sempat dicoba adalah hidangan mirip dim sum, hanya tersaji di atas piring bukan kukusan bambu. Namun itu bukan chineese dim sum, melainkan menurut Latiff adalah dim sum dari Nepal. Di negara asalnya, dim sum Nepal ini disebut sebagai momo.

Bila pernah membayangkan dim sum atau siomay yang terbuat dari ayam, cukup tambah dengan sedikit rasa kari.

"Makanan mirip dim sum itu aslinya adalah makanan kaki lima di Nepal. Kami sama sekali tidak mengganti resep dan rasanya, dan ingat, Nepal adalah peralihan dari Asia Timur dan Selatan. Ini yang membuatnya jadi unik," kata Latiff saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu di Singapura.

Latiff dan tim memang punya misi khusus dari restoran yang sempat menyandang restoran terbaik di Singapura pada 2015 ini. Mereka berkelana keliling Asia hanya ingin mengenalkan makanan terbaik di benua dengan populasi terbesar di dunia itu.

"Saya berkeliling Asia, baik itu Indonesia, Asia Tenggara, semua. Kami belajar budaya kuliner di negara dan kami kembangkan di sini," kata Latiff.

"Kami ingin menyampaikan kepada pelanggan bahwa makanan Asia bukan hanya mi, dim sum, atau nasi goreng semata. Namun banyak juga yang belum diketahui publik dunia dari Amerika dan Australia. Banyak yang otentik dan dunia tidak tahu," kata Latiff.

chef Iskander Latiff memimpin timnya untuk mendapatkan cita rasa terbaik AsiaFoto: CNN Indonesia/Endro Priherdityo
chef Iskander Latiff memimpin timnya untuk mendapatkan cita rasa terbaik Asia
Berkeliling ke berbagai negara, termasuk Indonesia, Latiff membawa pulang setidaknya resep makanan yang ia pikir terbaik. Dari Indonesia, Latiff mengatakan ia terpikat akan kecap manis.

Kecap manis yang biasa hanya digunakan di Indonesia sebagai bumbu tambahan bakso atau nasi goreng, ia pakai untuk perasa utama steak. Menurut Latiff, kecap manis akan membuat steak memiliki aroma asap lebih kuat dan manis yang meresap hingga serat dalam daging.

Latiff juga mengatakan ia terinspirasi oleh kekayaan sambal Indonesia. Ia pun mencoba membuat sambal khas sendiri, walaupun tidak 'seganas' buatan tangan orang Indonesia.

Inspirasi yang datang dari berbagai belahan Asia juga jadi bahan menu otentik khas restoran ini. Beberapa yang patut dicoba ketika datang ke Coriander Leaf adalah menu kepiting kulit lunak yang disiram dengan saus asin.

Pria yang sudah menjadi koki 15 tahun itu menggunakan kepiting yang tengah dalam proses berganti kulit sehingga lapisan cangkang tersebut memungkinkan untuk dimakan. Kepiting ini kemudian digoreng dengan balutan tepung garing, dan disiram bumbu telur bebek asin dan daun kari.

Menu iga domba yang dibuat Latiff tak kalah menggoda. Menu bernama charcoal grilled baby lamb chops tersebut menggunakan 'bayi' domba delapan bulan asal Selandia Baru dan masih memiliki daging yang empuk.

Iga tersebut kemudian dimarinasi dalam bumbu selama lebih dari satu hari. Bumbu yang digunakan mirip dengan bumbu ayam tanduri kemudian diberi pasta cabai, perasan lemon, dan yoghurt. Setelah dibumbui selanjutnya dipanggang dengan arang agar aroma asap jadi kuat, kata Latiff.

Rasanya, paduan antara makanan kaya rempah, pedas, segar, dengan daging domba yang tak perlu upaya keras untuk memisahkannya dari tulang. Aroma asap semakin menambah selera.

Latiff yang pernah memenangkan perlombaan kuliner antar top chef Singapura pada 2010 lalu ini ternyata bukan hanya pandai membuat menu utama. Salah satu hidangan penutup yang patut dicoba adalah white rabbit ice cream sandwich, dan acovado ice cream with fried bananas.

Ada kisah personal di balik white rabbit ice cream sandwich. Bahan utama sandwich es krim tersebut adalah permen white rabbit yang populer dan biasa dikonsumsi Latiff ketika muda. Ia ingin membagi nostalgia itu kepada pelanggannya.

Sedangkan avocado ice cream with fried bananas menyimpan sisi kenangan Latiff akan Indonesia. Inspirasi menu itu datang saat ia datang ke Indonesia dan mencicip jus avokad.

"Saya ingat waktu itu saya sangat menikmati jus avokad dan saya ingin membawa itu ke Singapura. Saya pikir, pisang goreng adalah teman jus avokad yang paling tepat," kenang Latiff.

Restoran ini menyediakan menu per paket, salah satunya adalah menu makan siang. Untuk menu ini, terbagi paket South Asia, China, dan Persia yang seharga mulai dari S$35 atau Rp350 ribu.

"Kami punya koleksi terbaik dari makanan terbaik di Asia, mulai dari Jepang hingga Turki. Saya sebagai seorang Asia sangat bangga akan budaya dan kuliner Asia, entah itu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, saya bangga semuanya." kata Latiff.

Waspada Kecanduan Terhadap Makanan

kecanduan makanan

Makanan memang memiliki sejuta daya tarik, bahkan seseorang bisa dibuat kecanduan oleh makanan tersebut, seperti yang wahyoe.info kutip dari liputan6 berikut.
Bisakah seseorang kecanduan makanan? Selama ini, yang jamak kita dengar, kasus kecanduan misalnya pada kasus narkotika, alkohol, atau juga rokok. Yang menjadi masalah adalah jika seseorang mencandu makanan tak sehat atau junk food. Kebanyakan, makanan junk food memang lezat. Sulit untuk ditolak. Sebutlah, gorengan, keripik, kue, hidangan dessert, dan sebagainya.

Kita semua perlu asupan makanan. Namun demikian, kita pada dasarnya tidak memerlukan makanan seperti gula, makanan olahan dari tepung, ataupun beragam jenis junk food lainnya, yang sayangnya seringkali menjadi menyebabkan orang kecanduan. Tubuh kita hanya memerlukan makanan alami yang menyehatkan. Namun demikian, lidah seringkali berkata lain.

Anda pasti pernah mendengar ungkapan, “Makan apa pun boleh, asal tidak berlebihan.” Nah, ungkapan ini tidak bisa berlaku bagi mereka yang terlanjur mengalami kecanduan junk food. Mereka gagal mengatur porsi yang secukupnya. Bagaimana mengetahui, sampai seberapa jauh kita sudah kecanduan pada makanan tertentu? Sebab, kecanduan makanan memang tidak ada tes medisnya. Hanya bisa dilihat dari perilaku. Menurut Authorithy Nutrition, berikut adalah 6 tanda seseorang biasanya sudah kecanduan makanan:

1. Muncul hasrat ingin mengudap jenis makanan yang membuat Anda kecanduan tersebut, meskipun sebenarnya Anda sudah kenyang dan sudah mengonsumsi makanan bergizi.

2. Ketika akhirnya mengonsumsi makanan tersebut, Anda sulit untuk berhenti mengunyah. Inginnya makan terus.

3. Muncul rasa bersalah telah mengonsumsi makanan tersebut, tetapi keesokannya Anda memakannya lagi, dan lagi.

4. Benak Anda terus mencari pembenaran, kenapa Anda masih boleh memakannya. Misalnya, "kan sedang deadline", "butuh mood booster", "sedang traveling", "dijamu teman", "hanya sekali-kali saja", dan segudang alasan lainnya.

5. Berulang kali Anda berusaha untuk menghentikan kebiasaan mengonsumsinya, tapi tidak pernah berhasil.

6. Anda tidak mampu mengontrol porsi saat mengonsumsi makanan tersebut, meskipun Anda tahu bahwa makanan tersebut bisa membahayakan kesehatan ataupun terus menambah berat badan Anda.

Hindari Kerusakan Rambut Saat Tidur

kerusakan rambut

Banyak hal yang bisa menjadi penyebab kerusakan rambut, salah satunya saat anda tidur, maka dari itu sebaiknya lakukan hal berikut sebelum anda tidur agar tidak mengalami kerusakan rambut, seperti yang wahyoe.info kutip dari liputan6.
Tidur adalah satu hal menyenangkan yang dapat Anda lakukan setelah beraktivitas seharian. Namun, sadarkah Anda bahwa tidur juga bisa merusak rambut?

Dilansir dari coveteur.com, Jumat (13/1/2017), berikut ini adalah hal-hal yang dapat merusak rambut ketika Anda tidur dan cara mengatasinya.

1. Menggunakan sarung bantal sutra
Ya, ternyata Anda juga harus benar-benar mempertimbangkan jenis material kain apa yang digunakan untuk sarung bantal. Sarung bantal mempengaruhi kesehatan rambut, karena akan bersentuhan secara langsung sepanjang malam.
Usahakan untuk menggunakan sarung bantal dengan bahan yang halus.

2. Menyisir rambut sebelum tidur
Apa Anda terbiasa pergi tidur di malam hari tanpa menggosok gigi? Jika tidak, maka sama halnya dengan menyisir rambut sebelum tidur.
Menyisir rambut setiap malam sebelum pergi tidur dapat mendistribusikan minyak alami ke seluruh bagian rambut, selama Anda tidur. Namun, ingat untuk tidak melakukannya secara berlebihan, karena dapat membuat rambut rontok.

3. Maksimalkan malam Anda
Cara Anda memperlakukan rambut di malam hari, sebelum tidur sangat mempengaruhi kesehatan rambut di pagi hari. Usahakan untuk mencuci, mengeringkan, dan menata rambut, sebelum pergi tidur.

Selain itu, cara merawat rambut halus dan kering di malam hari juga berbeda.

4. Jangan pernah tidur dengan rambut basah
Tidur dengan rambut basah adalah hal yang paling dilarang oleh para ahli. Ketika basah, rambut memiliki tingkat elastisitas yang paling longgar, sehingga lebih mudah untuk rusak dan kusut.

5. Melembapkan helaian rambut
Seperti halnya kulit, rambut juga butuh dilembapkan saat tidur. Sebelum tidur, Anda dapat menyisir rambut menggunakan sisir yang longgar dan gunakan sebuah alas di atas bantal Anda, seperti handuk.

Menikmati Senja Di Selapan Lawang

selapan

Jika anda mengunjungi kota bogor, tidak ada salahnya jika singgah di salapan lawang, karena anda akan disuguhi pemandangan senja yang indah, seperti yang wahyoe.info kutip dari liputan6.
Kota Bogor kini memiliki destinasi wisata baru yang asyik dikunjungi saat senja. Dikenal dengan nama Tepas Salapan Lawang, monumen ini dibangun dengan tujuan untuk memperkuat keberadaan Tugu Kujang, yang kini semakin tenggelam oleh bangunan-bangunan tinggi yang ada di sekitarnya.

Berlokasi di antara Jalan Padjadjaran dan Jalan Otto Iskandardinata, Salapan Lawang atau yang sepadan maknanya dengan “sembilan gerbang” merupakan bangunan 10 tiang besar berwarna putih dan bergaya Eropa. Bentuk bangunan ini mengadopsi gaya tiang di Istana Bogor yang dibangun pada zaman Belanda.

Pada bagian atas lawang tertulis Di Nu Kiwari Ngancik Nu Bihari Seujak Ayeuna Samperenjaga yang berarti "apa yang dinikmati hari ini adalah warisan para pendahulu, dan apa yang diperbuat oleh orang masa sekarang adalah warisan untuk masa depan."

Selain dibangun untuk memperkuat keberadaan Tugu Kujang, kaberadaan Salapan Lawang juga memberikan ruang publik baru agar wisatawan bisa menikmati ikon Kota Bogor dengan aman dan nyaman.

Saat senja, monumen ini makin ramai dikunjungi wisatawan. Tak jarang dari mereka menjadikan Salapan Lawang sebagai objek selfie. Matahari terbenam dari balik Salapan Lawang dan macetnya jalanan Kota Bogor menjadi pemandangan dramatis lain yang bisa disaksikan.

Follower